Pada sebelumnya kerabat saya yang juga menulis di Bicaratekno.com tentang Printer 3D buatan Indonesia dan sekarang saya juga akan menulis tentang 3D printing, namun hebatnya objek-objek yang terhalang juga dapat di cetak, seperti wajah bayi yang masih didalam rahim ibu-nya.

Fasotec, perusahaan alat-alat medis yang berbasis di Tokyo, bekerja sama dengan sebuah klinik di Jepang, menghadirkan teknologi pencetak wajah janin bernama BioTexture. Diberitakan Venture Beat, Rabu (17/7/2013), teknologi ini memakai gelombang ultrasonik untuk menghasilkan model tiga dimensi awal.
Awalnya, Fasotec berencana untuk bereksperimen dengan membuat model cetak seluruh bagian tubuh bayi. Ide ini akhirnya dibatalkan karena adanya kekhawatiran jika scan Magnetic Resonance Imaging (MRI) akan berpengaruh buruk pada kehamilan.
Kyoko Aizaka adalah salah satu konsumen BioTexture. "Cetakan tiga dimensi (janin saya) ini dibuat ketika saya tengah hamil 8 bulan. Saya penasaran bagaimana rasanya mengetahui wajah bayi bahkan ketika saya masih mengandungnya," ujar Aizaka.
Tertarik mengetahui wajah janin Anda saat masih di dalam rahim? Bersiap-siaplah karena biaya yang harus dirogoh sekitar Rp 5 juta.
BioTexture tak hanya bisa dipakai untuk mencetak wajah bayi. Teknologi ini bisa juga dipakai untuk mencetak bagian tubuh lain. Manfaatnya, seorang dokter bisa mengetahui lokasi bagian tubuh tertentu serta bagian-bagiannya sehingga membantu saat operasi.